Merayakan Tahun Baru Islam di Pemandian Sumber Maron

Kali ini Bang Ganteng akan isi rubrik Traveling ya. Daripada membahas film terus. Hanya saja, yang akan dibahas adalah pengalaman abang di Pemandian Sumber Maron tahun 2015 lalu. Jadi, maaf banget karena terlambat. Akan tetapi, abang tetap merasa ini harus diceritakan.

Note : Semua foto ini merupakan hasil tautan dari situs flickr Bang Ganteng. Semoga tidak terlalu lama loading nya. Sedangkan video merupakan hasil embedd dari Youtube sehingga kalian bisa memilih resolusi yang low jika internet kalian lemot.

Jadi, pada tanggal 14 Oktober 2015, bertepatan dengan Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1437 H, libur. Walau hanya 1 hari, Alhamdulillah aku bisa mengisinya dengan kegiatan jalan-jalan yang sangat berkesan. Yaitu mengunjungi Wisata Pemandian Sumber Maron yang terletak di desa Karang Suko, kecamatan Pagelaran, kabupaten Malang.

1 hari sebelumnya, teman Abang, Aldo, yang juga akan libur, menemukan foto tentang Sumber Maron di Facebook. Terkesan, Dia langsung ngajak untuk join dengannya. Abang langsung setuju. Toh penasaran banget dengan tempat itu.

Kami mulai berangkat dari tempat Bang Ganteng jam 8 pagi dengan mengendarai motor untuk menghindari kemacetan akibat pawai. Soalnya, di dekat tempat tinggal abang sendiri, pawai sudah mulai.

Pawai 1 Muharram 1437 H

Dan benar saja, sampai di pasar Gondanglegi, pawai sudah berjalan. Kami terpaksa bersabar mengendarai motor dengan pelan. Berusaha menyelip di berbagai sisi ruang jalan yang padat akan mobil dan truk. Oh ya, kami gantian nyetir. Setiap kali giliran Bang Ganteng yang nyetir wajah Mas Aldo langsung pucat karena takut. Hahahaha…. Maaf ya mas.

Ini peta lokasi nya di Google Maps :

Sesampai di desa Pagelaran, kami dengan mudah menemukan jalan masuk menuju lokasi Sumber Maron. Ini kutipan rute yang Abang copy paste dari artikel Mas Ikrom di forum Kompasiana.com. Mungkin bisa membantu

Sekedar informasi, Sumber Maron adalah tempat wisata alam edukasi  berupa sumber mata air yang berada di Desa Karangsuko. Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Sebenarnya, letak wisata alam ini tak jauh dari pusat Kota Kecamatan Kepanjen yang saat ini menjadi ibukota Kabupaten Malang. Hanya sekitar 3 km ke arah timur dari Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Dari jalan besar, anda akan mendapati palang bertuliskan tempat wisata ini. Untuk menuju lokasi, dari jalan raya anda harus berjalan sejauh 400 meter.

Selengkapnya : http://m.kompasiana.com/ikromzzzt/merasakan-kesegaran-air-sumber-maron_54f3846d745513802b6c794e

Sepanjang 400 meter, banyak sekali warga yang menjadikan halaman rumahnya sebagai tempat parkir. Mereka berusaha mendapatkan pengunjung dengan mengatakan pemandian sudah cukup dekat dan motor atau mobil sudah tidak bisa masuk lebih jauh. Parahnya, kami termakan omongan mereka. Akhirnya kami harus berjalan cukup jauh hingga sampai ke pusat pemandian.

Seingat Bang Ganteng, tidak ada penarikan karcis masuk saat itu, hanya biaya parkir yang dibayar belakangan sebesar Rp 5,000 per motor.

Sepanjang perjalanan, kami melihat ada kolam pemandian yang cukup banyak pengunjung tapi tidak sesuai dengan foto yang kami lihat di Facebook. Kami terus berjalan menurun hingga sampai ke dataran yang lebih rendah. Melewati bangunan PLTA atau sejenisnya. Akhirnya tampak sebuah kolam besar namun dangkal dengan arus air yang cukup kencang.

2015-10-14 10.26.01

Kolam tersebut dikelilingi warung, penyewaan wc & kamar mandi beserta pelampung. Pengunjungnya sangat ramai saat kami tiba. Kedalaman kolam cukup bervariasi, ada yang selutut dan yang terdalam adalah sepinggang pria dewasa.

Natural Water Park at Sumbermaron

Kami memutuskan istirahat sejenak untuk menghilangkan lelah. Minun extra joss sambil ngobrol ngalur ngidul.

Aku sudah masuk kategori Om-Om

Abang beli beli waterproof Case untuk melindungi smartphone. Harganya berhasil ditawar menjadi Rp 20,000. Setelah berganti ke pakaian renang, kami langsung nyebur dan membaur dengan keramaian!!!

2015-10-14 12.12.05

2015-10-14 12.22.14

Wuihhh airnya segar dan enak banget di kulit. Sinar matahari mungkin terik, tapi bermain air rasanya nikmat banget.

2015-10-14 12.13.12

Dengan waterproof case, kami gantian saling memfoto dan merekam keseruan di Sumber Maron. Pokoknya hp aman dah dari air. Hahahahaha.

Kami lanjutkan berjalan ke sungai di bagian atas dan air nya yang deras membuat ku terjerembab dan nyaris terseret air.

2015-10-14 12.57.33

2015-10-14 12.57.21
“Minta Jodoh”

Me surrounded by Rice Field

Alhamdulillah pada hari itu cuaca sangat cerah. Keramaian dan hiruk pikuk di Sumber Maron berhasil membuat hati Bang Ganteng kembali ceria setelah sekian lama bersedih. (kenapa? Rahasia!)

Saat Dzuhur tiba, kami menyudahi kegiatan ini. Setelah sholat, kami makan bakso di depan kolam. Jam 1 siang kami pun pulang.

Sampai disini ulasan Bang Ganteng. Tak lupa Bang Ganteng ucapkan terima kasih banyak kepada Mas Aldo yang mau sabar nemanin dan motoin.

Mas Aldo

Sampai jumpa di artikel perjalanan berikutnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s